Jawaban hidupku

August 31st, 2006

terasa begitu dalam
kekhawatiran menarik diriku
langit mendung menyambut
cucuran sang hujan menyejukkan bumi

kala sebuah kelopak bunga
menepis sang hitam yang memburu
ku mulai tersesat
seperti anak domba yang di tinggalkan
akankah ini menjadi sebuah fenomena
saat ku tahu bahwa aku menemukanmu
kau telah menyusun kembali hatiku
seperti sebuah jigsaw yang membentuk warna merah
terbentuk cinta yang begitu dalam

takutku seperti seekor singa pemberani
begitu takut hingga aku pun tak mampu menghadapinya
kau satu-satunya jawaban dalam hidupku
saat jawaban itu harus berubah menjadi pertanyaan
akankah kau selalu bersamaku selamanya?

Tuhan….
Ambil jiwaku, cabut nyawaku, musnahkan aku
Tapi JANGAN JAUHKAN CINTAKU dariku
karena dia begitu berharga melebihi hidupku

Untukku

August 29th, 2006

Tahukah dirimu
yang memintaku untuk tertidur lelap
di pelukanmu yang hangat
sambil membelai helai demi helai rambutku

meresapi belaian angin malam yang semakin dingin
kudengar detak jantungmu
berdetak seakan menyebut sebuah cinta
betapa damai dan sunyi aku rasa

kudekatkan wajahku di telingamu
berusaha untuk bisikkan
betapa aku mencintaimu
betapa aku menyanyangimu

Hm…..
andai aku bisa tahu rahasia hidupku
rahasia tentang dirimu
akankah nanti kita tetap bersama
hingga alam akhirnya harus melelapkan kita

aku hanya akan bertanya
dan aku akan berusaha
tanpa perlu tahu jawaban itu
karena aku yakin
bahwa dirimu adalah untukku seorang

Cinta

August 26th, 2006

Dia datang atas nama cinta
cinta redakan hatiku
nada lagu menjunjung cinta
hatiku seakan melayang
betapa hidup akhirnya harus bahagia

alunan lembut sang musik cinta
membuai diakhir sebuah cerita
tegarkan hatiku
tak ingin ku kehilanganmu
walau jauh hanya sedetik waktu
jangan tinggalkan aku cinta
karena sungguh aku tak ingin kehilangan
sebuah cinta yang mendalam dari hatimu

lihat cinta
betapa kau telah membahagiakan diriku
teriak keras melawan deru sang ombak lautan
memohon untuk tidak mengucapkan kata itu
biarkan cinta ini tetap indah
selamanya dalam hatiku dan hatimu
terbentang untuk kita
temani hari-hariku yang dulu tlah menyemu

terima kasih cinta
hatiku damai karenamu

Sebuah bunga….

August 23rd, 2006

Jingga di atas kelopak bunga
Membening dan mengaca layaknya mahkota Dewa
Mutiara hati berkilauan
Menjemput sebuah hasrat jiwa yang membeku
Baru kali ini aku melihat sebuah surga
Pancaran wajah yang bersinar berkilauan
Menghampiri diriku yang begitu gelap

Sumpah, aku hanya bisa diam
Diam seribu bahasa
Berdiri tegak
Layaknya sebuah tiang usang
Yang di tempatkan untuk menopang sebuah bendera
Aku menangis aku bahagia
Melihat sebuah mimpi datang menghampiriku

Bunga itu begitu harum
Sampai aku hanya terbuai mencium aromanya
Mulutku tak henti-hentinya memuja nikmatnya
Arti sebuah mimpi dalam jiwa yang memohon

Dirimu yang mengerti aku

August 23rd, 2006

Kasih aku memanggilmu
Sayang aku bisikkan padamu
Cinta aku menyapa dirimu
Begitu lembut hingga aku pun terbuai

Aku adalah orang yang malang
Menderita layaknya seseorang yang tidak memiliki jiwa
Berdiskusi dengan bayang-bayang diri
Menentang hidup yang kian menyiksa

Aku berdiri disini
Menjawab ribuan pertanyaan
yang selalu tidak pernah aku tahu
Dimana jawaban itu ada

Setiap malam aku terbangun dari mimpi
Ketakutan melumpuhkanku
Akankah kau selalu
Berada dalam sisi hatiku yang paling dalam

Ketika aku mulai mencarinya
Disini aku selalu bertanya
Mengapa kau begitu sulit aku temukan
Bertahun-tahun aku mencarimu
Mengapa baru sekarang aku menemukanmu

Kini aku telah memiliki jiwamu
Tapi apakah aku akan kehilanganmu juga
Aku hanya berharap kegelisahan ini sirna
Karena aku tidak ingin kehilangan dirimu

Bayang dirimu selalu menemaniku
Sejak pertama cintamu bersemi di hatiku
Hingga aku berharap
Ini akan selama-lamanya di hidupku

karena Aku Sayang Kamu